Review Film Dead poets society

 

Dead poets society




Dead poets society itulah judul filmya, yang menurut saya menarik karena jika diartikan dalam translate google itu artinya “Komunitas Penyair Mati” dan membuat saya penasaran film itu sebenarnya bercerita tentang apa, nah saya akan menceritakannya secara singkay. Di dalam film ini terdapat beberapa tokoh yang berperan penting yaitu tujuh orang siswa yang bernama : Neil, Todd, Knox, Charlie, Richard, Steven dan Gerard serta tokoh utamanya yaitu guru mereka yang sering disebut sebagai Mr Keating,  kisahnya dalam film itu dia adalah guru bahsa inggris di sebuah sekolah khusus laki-laki.  

Mr Keating adalah seorang guru yang menurut saya berbeda dalam sistem belajarnya dia yang memberi inspirasi muridnya untuk selalu membuat perubahan dalam hidup mereka dan mengajak mereka  agar tertarik  dengan sebuah puisi. Ada sebuah puisi yang menurut saya itu menyentuh yaitu “ berfikir dari sesuatu yang berbeda, pertimbangkan apa yang akan kalian lakukan, berusaha menemukan suara kalian sendiri”  dari sana kita mengerti bahwa semakin lama kita memulai sesuatu maka semakin kecil kita menemukan itu semua. Namun, meskipun begituh apa yang diajarkan oleh Mr Keating di anggap salah oleh sekolah tersebut karena dianggap melenceng dari kurikulum pembelajaran,. Akan tetapi siswanya yang tujuh orang itu sangat menyukai sistem pembelajaran dari Mr Keating dan ingin memecahkan misteri “Dead poets society” neil yang merupakan siswa terpintar di sekolah itu menjadi pelopor utama dalam kegiatan ini, mereka sama-sama pergi ke sebuah gua tempat mengeluarkan karya kreatif dari masing-masing mereka.

Terungkap bahwa “Dead poets society” itu memiliki 2 arti yang pertama society yang bermakna sebuah komunitas sekelompok orang dan dead poets adalah sebuah istilah untuk mengungkapkan kehidupan,  karena kebanyakan orang hidupnya itu penuh dengan keputusasaan dan harapan dari komunitas itu adalah jangan menyerah, dalam film ini ada sebuah ungkapan “petiklah hari ini” tentu ini memberikan arti bahwa kita semua akan mati jika tidak dilakukan sekarang maka kapan kita akan mendapatkannya.

Bercerita mengenai Neil, dia adalah seorang siwa pintar yang selalu di atur oleh ayahnya dalam setiap study yang dia garap, ketika dia bertemu dengan Mr Keating dia merasa menemukan jati dirinya dan melakukan apa yang ia suka yaitu menjadi seorang aktor, dia mencoba mengikuti sebuah pertunjukan dan terpilih sebagai actor utama  namun yang menjadi masalahnya adalah ayahnya pasti tidak akan memberikan izin, akhirnya dia berinisiatif untuk membuat surat palsu agar sekolah mengijinkannya. Akan tetapi, sebelum pertunjukan di mulai dia sudah ketahuan oleh ayahnya dan tidak diberi izin. Namun, nail tetap bersikukuh meminta izin sampai akhirnya neil diberi izin namun setelah selesai pertunjukan itu ayahnya marah dan akan menyekolahkannya di sekolah lain, karena neil tidak menginginkan itu akhirnya dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Setelah kematian neil Mr Keating dianggap sebagai penyebab dari hal ini,. Sehingga, Mr Keating di keluarkan oleh sekolah karena dia mengajarkan hal yang melenceng menurut sekolah. Dari sana kita mendapat pelajaran bahwasannya kita boleh bebas dalam mengeluarkan bakat yang kita miliki, namun bebas disana bukan berarti bebas dalam hal yang buruk namun untuk kebaikan pertumbuhan kita. Ada sebuah ungkapan “ ada kalanya kita untuk berani dan ada kalanya kita untuk berhati-hati” penh makna bukan, nah itulah yang dapat saya simpulkan mengenai film “Dead poets society” jika ingin lenih jelasnya maka pembaca diharapkan untuk menontot langsung dalam filmnya.

0 komentar